RANCANG BANGUN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) FINANCIAL AGENT BERBASIS CHATBOT UNTUK MANAJEMEN KEUANGAN PRIBADI MENGGUNAKAN WHATSAPP
DOI:
https://doi.org/10.36595/misi.v9i2.2011Keywords:
artificial intelligence, chatbot, financial agent, natural language processing, personal financial management, WhatsAppAbstract
Rendahnya tingkat literasi keuangan dan ketimpangan akses terhadap layanan keuangan digital masih menjadi permasalahan nyata bagi sebagian besar warga Kota Samarinda. Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2024 mencatat indeks literasi keuangan nasional sebesar 65,43 persen, namun adopsi layanan digital belum merata, khususnya di wilayah Kalimantan Timur. Penelitian ini bertujuan merancang, membangun, dan mengevaluasi prototipe agen finansial berbasis kecerdasan buatan yang beroperasi melalui platform WhatsApp sebagai media pengelolaan keuangan pribadi secara mandiri dan berkesinambungan. Metodologi pengembangan memadukan tiga komponen utama: platform otomasi alur kerja n8n sebagai mesin orkestrator, model bahasa besar OpenAI GPT-5o-mini sebagai prompt engine untuk inferensi dan pemahaman bahasa alami, serta layanan API gateway Fonnte sebagai antarmuka pesan instan WhatsApp. Pendekatan prompt engine dipilih agar sistem mampu mengenali transaksi dalam ragam bahasa percakapan sehari-hari—termasuk singkatan dan istilah lokal—tanpa mengharuskan pengguna mengikuti format perintah yang kaku. Pengujian fungsional dilakukan terhadap dua puluh satu skenario yang mencakup tiga dimensi: pencatatan transaksi harian, sinkronisasi data otomatis ke Google Sheets, dan pemberian rekomendasi keuangan yang dipersonalisasi. Seluruh dua belas skenario berhasil dijalankan dengan tingkat keberhasilan 100 persen. Sistem terbukti mampu mengekstraksi entitas keuangan secara presisi, mempertahankan kesinambungan konteks percakapan antarsesi, dan menyajikan rekomendasi alokasi anggaran otomatis berbasis prinsip 50/20/30. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan prompt engine dalam platform pesan instan yang sudah digunakan luas terbukti efektif menekan hambatan adopsi teknologi keuangan digital, sekaligus berpotensi menjadi model solusi inklusi keuangan bagi daerah dengan karakteristik sosiokultural serupa.
Downloads
References
[1]
M. Akmaluddin and T. Dewayanto,
“Systematic Literature Review:
Implementasi Artificial Intelligence Dan
Machine Learning Pada Bidang Akuntansi
Manajemen,” Diponegoro J. Account., vol.
12, no. 4, pp. 1–11, 2023, [Online].
Available: http://ejournals1.undip.ac.id/index.php/accounting
[2]
A. Ramayandi, “Peran Teknologi Finansial
dalam Mendorong Inklusi Keuangan di
Indonesia,” J. Ekon. dan Pembang.
Indones., vol. 20(2), pp. 120–133, 2020.
[3]
M. A. Qaulan, W. Wahyuni, and P. Adytia,
“Jurnal Pengembangan Chatbot Berbasis
AI untuk,” Temat. J. Teknol. Inf. Komun.,
vol. 12, no. 1, pp. 23–30, 2025.
[4]
D. Bernard and A. Arnold, “Cognitive
interaction with virtual assistants: From
philosophical foundations to illustrative
examples in aeronautics,” Comput. Ind.,
vol. 107, pp. 33–49, 2019, doi:
10.1016/j.compind.2019.01.010.
[5]
F. H. Putra, D. Suhardjanto, I. Trinugroho,
and T. Arifin, “Overcoming Barriers to
Inclusion: The Role of Financial Literacy
and Digital Divide in Expanding Financial
Access in Indonesia,” J. Ecohumanism, vol.
3, no. 8, pp. 9956–9966, 2024, doi:
10.62754/joe.v3i8.5608.
[6]
C. V. Misischia, F. Poecze, and C. Strauss,
“Chatbots in customer service: Their
relevance and impact on service quality,”
Procedia Comput. Sci., vol. 201, no. C, pp.
421–428, 2022, doi:
10.1016/j.procs.2022.03.055.
[7]
N. Butarbutar, E. Grace, L. A. Putra, C.
Loist, and A. Sudirman, “Behavioral
Intention Constituent Analysis of QRIS
Digital Payment Tools in MSMEs in
Pematangsiantar City,” Ideas J. Pendidikan,
Sos. dan Budaya, vol. 8, no. 4, p. 1537,
2022, doi: 10.32884/ideas.v8i4.1023.
[8]
F. Dakalbab, M. A. Talib, Q. Nasir, and T.
Saroufil, “Artificial intelligence techniques
in financial trading: A systematic
literature review,” J. King Saud Univ. -
Comput. Inf. Sci., vol. 36, no. 3, p. 102015,
2024, doi: 10.1016/j.jksuci.2024.102015.
[9]
M. Desmond, E. Duesterwald, V. Isahagian,
and V. Muthusamy, “A No-Code Low-Code
Paradigm for Authoring Business
Automations Using Natural Language,”
2022, [Online]. Available:
http://arxiv.org/abs/2207.10648
[10]
M. Sadam, S. Putra, and H. Pratiwi,
“IMPLEMENTASI BOT WHATSAPP
UNTUK LAYANAN INFORMASI
FRONTLINE ( Studi Kasus : STMIK
WICIDA ),” vol. 5, no. 2, pp. 320–326,
2025.
[11]
Muhammad Ahsanu Qaulan, Wahyuni,
and Pitrasacha Adytia,
“Penerapan
Chatbot Berbasis AI untuk Pelayanan
Perpustakaan di STMIK Widya Cipta
Dharma,” TEMATIK, vol. 12, no. 1, pp. 23–
30, Jun. 2025, doi:
10.38204/tematik.v12i1.2283.
[12]
A. N. Azizah and A. Hartono, “Anteseden
Loyalitas dan Keterlibatan Pelanggan
terhadap Penggunaan Chatbot ‘MITA’
Bank Mandiri,” J. Samudra Ekon. dan
Bisnis, vol. 16, no. 3, pp. 583–596, 2025,
doi: 10.33059/jseb.v16i3.11136.
[13]
T. H. Nguyen and X. C. Le, “Artificial
intelligence-based chatbots–a motivation
underlying sustainable development in
banking: standpoint of customer
experience and behavioral outcomes,”
Cogent Bus. Manag., vol. 12, no. 1, p., 2025,
doi: 10.1080/23311975.2024.2443570.
[14]
E. W. T. Ngai, M. C. M. Lee, M. Luo, P. S. L.
Chan, and T. Liang, “An intelligent
knowledge-based chatbot for customer
service,” Electron. Commer. Res. Appl., vol.
50, 2021, doi:
10.1016/j.elerap.2021.101098.
[15]
N. Kshetri, “The Role of Artificial
Intelligence in Promoting Financial
Inclusion in Developing Countries,” J. Glob.
Inf. Technol. Manag., vol. 24, no. 1, pp. 1–6,
2021, doi:
10.1080/1097198X.2021.1871273.
[16]
W. Pratama and F. A. Ahda, “Inovasi Agen
AI Dalam Sistem Pencatatan Struk Digital
Otomatis Berbasis N8N,” J. Fasilkom, vol.
15, no. 3, pp. 551–561, 2025.
[17]
K. Du, Y. Zhao, R. Mao, F. Xing, and E.
Cambria, “Natural language processing in
finance: A survey,” Inf. Fusion, vol. 115, no.
June 2024, p. 102755, 2025, doi:
10.1016/j.inffus.2024.102755.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Semua tulisan pada jurnal ini menjadi tanggungjawab penuh penulis.










